TITIN YUNIASIH (EA1D312001 )
TUGAS : PLKPS DI SEKOLAH
DOSEN : DR. H. AKMAL
SUTJA M.PD
LAYANAN
KONSULTASI ( L9 )
PENGERTIAN
Adalah
bantuan dari konselor ke klien dimana Konselor sebagai konsultan dan klien sebagai
konsulti, membahas tentang masalah pihak ketiga. Pihak ketiga yang
dibicarakan adalah orang yang merasa dipertanggungjawabkan konsulti, misalnya
anak, murid atau orangtuanya. Bantuan yang diberikan untuk memandirikan konsulti
sehingga ia mampu mengahdapi pihak ketiga yang dipermasalahkannya. Jika
konselor tidak mampu mengatasi masalah yang dihadapi oleh konsulti maka direferalkan
kepada pihak lain yang lebih pakar.
Layanan konsultasi bisa berubah menjadi konseling perorangan
jika permasalahan ternyata disebabkan oleh konsulti. Dan konseling keluarga karena berkaitan
dengan pihak keluarga.
TUJUAN
Umum : Layanan konsultasi bertujuan agar
konsulti dengan kemampuannya sendiri mampu memandirikan dirinya untuk menghadapi
permasalahan pihak ketiga. Dalam hal ini pihak ketiga (klien)
mempunyai hubungan yang cukup berarti dengan konsulti, sehingga permasalahan
atau problem yang dihadapi oleh pihak ketiga itu setidak-tidaknya menjadi
tanggungjawab konsulti.
Khusus : Konsulti memiliki wawasan dan pemahaman
(mengerti betul masalah yang dihadapi oleh pihak ke tiga) dan cara-cara bertindak terhadap
permasalahan pihak ketiga. (fungsi pemahaman). Dalam hal ini proses pertama yaitu
proses konsultasi yang dilakukan oleh konselor, dan proses bantuan atau
tindakan konsulti terhadap pihak ketiga pada proses kedua, yang bermaksud
mengentaskan atau menyelesaikan problem yang dialami oleh pihak ketiga. (fungsi
pengentasan)
KOMPONEN
1. Konselor : Konsultan, adalah tenga ahli konseling yang
memiliki kewenangan melakukan pelayanan konseling pada bidang tugas
kewenangannya.
2. Klien : Konsulti yang merasa
bertanggungjawab terhadap permasalahan pihak ketiga. Dalam artian konsulti
ingin belajar untuk menjadi konselor dalam menangani masalah pihak ketiga.
3. Pihak ketiga : Orang yang dirasa penting oleh konsulti untuk dibantu dalam mengatasi permasalahnya.
|
Konsulti
|
Pihak ke-tiga
|
Kondisi/permasalahan pihak ketiga
|
|
Guru
|
Siswa
|
Masalah belajar, hubungan guru-murid,
disiplin murid.
|
|
Orang Tua
|
Anak
|
Masalah kebiasaan maka, tidur,
belajar dirumah, membantu mengerjakan kegiatan rumah tangga.
|
|
Kepala Sekolah
|
Guru / Siswa
|
Masalah disiplin kerja guru, motivasi
kerja guru, penilaian dan promosi guru, tawuran, narkoba, disiplin siswa.
|
|
Bos Perusahaan
|
Karyawan
|
Masalah disiplin kerja, ganjaran dan
hukuman, penugasan kerja.
|
|
Majikan
|
Pekerja
|
Masalah disiplin kerja, ganjaran dan
hukuman, sopan santun.
|
|
Kakak
|
Adik
|
Masalah kebiasaan sehari-hari,
hubungan antar teman, rawan penyakit.
|
|
Pemimpin Organisasi
|
a.Personalia Pengurus
b. Anggota Organisasi
|
Masalah kekompakan kerja, pembagian
tugas, tertib organisasi.
Masalah toleransi antar anggota,
kepatuhan terhadap AD / ART.
|
ASAS
1.
Kerahasiaan
2.
Kesukarelaan
Keputusan diambil oleh konsulti
sendiri.
3.
Kemandirian.
4. Asas lain digunakan sesuai dengan kebutuhan.
OPERASIONALISASI LAYANAN
a.
Perencanaan
Identifikasi kondisi yang menunjukkan adanya permasalahan
pada subyek layanan, menetapkan subyek layanan, menentapkan prosedur, perangkat
dan media layanan serta menyiapkan kelengkapan administrasi.
b. Pelaksanaan
Melakukan pengkajian terhadap berbagai kondisi yang terkait
dengan permasalahan subyek layanan sesuai dengan prosedur dan langkah-langkah
yang telah ditetapkan lalu dilaksanakan penempatan.
c.
Evaluasi
Menetapkan materi evaluasi, menetapkan prosedur evaluasi,
menyusun instrumen evaluasi, mengaplikasikan instrumen dan mengolah hasil
evaluasi.
d.
Analisis hasil evaluasi
Menetapkan norma/standar evaluasi, melakukan analisis dan
menafsirkan hasil analisis.
e.
Tindak lanjut
Mengidentifikasi maslaah yang perlu ditindaklanjuti,
menetapkan jenis dan arah tindak lanjut, mengkomunikasikan rencana tindak
lanjut pihak terkait dan melaksanakan rencana tindak lanjut.
f.
Pelaporan
Menyusun laporan layanan , menyampaikan laporan
kepada pihak terkait dan mendokumentasikan laporan.
SIMULASI
A. Tentang Blog Bimbingan
dan Konseling
Blog Bimbingan dan Konseling adalah sebuah media yang dapat
dimanfaatkan oleh siswa-siswi kita, umpamanya BLOG BKLAH SOLUSINYA, untuk memperoleh informasi
dan melakukan konsultasi. Informasi yang disajikan dalam blog
bimbingan dan konseling disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang terbagi dalam
empat aspek yaitu, informasi dalam bidang pribadi, sosial, belajar, dan karir. Layanan
konsultasi dapat dimanfaatkan oleh siswa dengan menggunakan fitur Chatting
melalui kolom yang tersedia pada blog bimbingan dan konseling. Selain
konsultasi dengan menggunakan fitur Chatting, siswa dapat melakukan
konsultasi dengan menggunakan E-Mail yang alamat E-Mail konselor
telah tersedia di Blog bimbingan dan konseling. Dalam blog
bimbingan dan konseling tersedia kolom panduan untuk memudahkan siswa
dalam mengakses fitur layanan informasi dan konsultasi.
1.
Panduan
Konsultasi Via E-Mail
a. Konsultasi
via E-mail
Konsultasi dengan
menggunakan layanan E-mail lebih bersifat pribadi. Siswa-siswi dapat
menguraikan permasalahannya dengan cukup lengkap dan jelas karena layanan via
E-mail sendiri seperti surat-menyurat, jadi siswa-siswi dapat menguraikan
masalahnya sesuai dengan kebutuhannya. Layanan ini dapat memberikan kemudahan
bagi siswa-siswi yang senang menulis, jadi dalam mengungkapkan
permasalahannya, siswa-siswi bisa menjelaskannya dengan baik.
b.
Panduan untuk
menggunakan Layanan Konseling Via E-Mail
1.
Siswa-siswi harus
memiliki E-mail terlebih dahulu (penggunaan e-Mail yang disarankan adalah GMail).
2.
Mengirimkan
permasalahan atau hal yang ingin di konsultasikan beserta data pribadi
(identitas diri) kepada konselor melalui e-Mail ke alamat bklahsolusinyaa@gmail.com.
3.
Data pribadi yang yang
di sertakan dalam E-mail sebagai berikut.
o
Nama
o
Kelas
o
No. Induk
o
Alamat
o
No. Kontak
Keterangan :
Konseling yang
dilakukan via E-Mail ini merupakan suatu alternative layanan yang dapat
diberikan konselor untuk melakukan konsultasi, tetapi tidak menutup kemungkinan
konsultasi dilanjutkan di sekolah menjadi kegiatan konseling.
Contoh Format Identitas untuk Melakukan Konsultasi
1.
Nama
2.
Kelas
3.
No. Induk
4.
Alamat
5.
No. Kontak
6.
Waktu Konsultasi
2.
Panduan Forum Diskusi Via Mailing List
a.
Mailing list
Mailing List atau sering disebut dengan Milis,
merupakan daftar orang-orang yang bergabung didalam suatu komunitas tertentu
yang secara periodik dikirimi surat elektronik (email). Teknologi Mailing list
ini, dapat dimanfaatkan untuk layanan bimbingan kelompok. Hal itu dapat
dilakukan karena Milis dapat membentuk suatu komunitas siswa-siswi
dengan permasalahan yang sama, sehingga dengan milis ini konselor dapat
berinteraksi dan berdiskusi untuk menyelesaikan permasalahan bersama.
b.
Panduan untuk menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok Via
Mailing List
1.
Siswa-siswi harus memiliki e-mail terlebih dahulu (penggunaan e-mail yang disarankan
adalah GMail)
2.
Klik icon Mailing List pada blog bimbingan dan
konseling
3.
Setelah itu Klik Sign in membuka account G Mail anda
4.
Setalah halaman G Mail anda terbuka, klik Join This Group
untuk bergabung dengan Forum Diskusi BKLAH SOLUSINYAA. Akan muncul kotak Nickname, anda tulis nama anda
lalu kelas, seperti contoh berikut : Kamila Hanifah (X5). Setelah penelusuran nama selesai Klik continue/Join
This Group.
5.
Setelah anda masuk dalam group forum diskusi, anda dapat
berkomentar terhadap tulisan yang telah di buat oleh konselor atau anda membuat
tulisan baru sesuai dengan apa yang anda alami atau
anda pikirkan.
Keterangan :
Forum Diskusi yang dilakukan melalui Mailing list ini
merupakan suatu alternative layanan yang dapat diberikan konselor untuk
melakukan layanan konsultasi.
3.
Panduan konsultasi Via Meebo Mesengger
a.
Meebo Mesengger
Meebo Mesengger yang tersedia di Blog Bimbingan dan
konseling (ditulis dalam Blog dengan judul konsultasi) merupakan sebuah sarana
untuk berinteraksi melalui media chating yang telah disediakan di Blog Bimbingan
dan Konseling. Jika siswa-siswi ingin berkonsultasi,
maka media ini dapat digunakan dengan terlebih dahulu membuat kesepakatan pada
konselor.
Proses kerja Meebo Mesengger ini adalah kolom “konsultasi”
yang tersedia diblog dapat digunakan ketika konselor sedang online. Interaksi
antara konselor dan konseli hanya dapat dilihat pengakses blog itu sendiri,
jadi pembicaraan hanya dapat dilihat oleh pengguna blog dan pengguna blog yang
lain tidak dapat melihatnya.
b.
Panduan untuk menggunakan Layanan Konsultasi Via Meebo
Mesengger
1.
Untuk pembicaraan yang lebih pribadi, siswa-siswi dapat
membuat kesepakatan terlebih dahulu dengan konselor agar konselor dapat online
sesuai dengan waktu yang di sepakati.
2.
Gunakan nama lengkap dan kelas saat berinterkasi di Meebo
messenger, Contoh : Tika Ramadhani (X1).
3.
Bagi siswa-siswi yang ingin berkonsultasi tetapi konselor sedang
melayani konsultasi, maka konselor akan memberikan pemberitahuan melalui
email, dan bagi siswa-siswi yang ingin berkonsultasi harap memaklumi kondisi
tersebut.
Keterangan :
Untuk membuat kesepakatan jika ingin melakukan layanan
konseling Via E-mail, Mailing List, dan Meebo sendiri dapat pula dilakukan
disini dengan menyertakan identitas pribadi dan kesepkatan waktu.
Tinggalkan Balasan
konsultasi, tetapi tidak menutup kemungkinan konsultasi
dilanjutkan di sekolah (tanpa media Mailing List).
4. Kotak
Surat Masuk dan Kotak Surat Balasan.
Adalah
salah satu sarana yang paling murah, mudah dan efektif, dalam rangka proses
Layanan Konseling secara tertulis, karena setiap saat Guru BK dapat memantau
dan memeriksa kotak surat. Dalam hal ini sistemnyapun cukup sederhana, siswa
hanya cukup menuliskan permasalahannya dan memasukkannya ke dalam kotak surat
masuk yang telah disediakan. Tentu saja siswa-siswi harus menuliskan nama
lengkap, kelas, No. Induk, alamat lengkap, bahkan no telpnya.
Setelah
itu surat balasan dari Guru BK akan diberikan melalui “Kotak Surat Balasan”, dan sebelumnya
konselor akan memberitahukan kepada siswa-siswi asuhnya, bahwa surat balasan
telah dimasukkan ke dalam kotak surat balasan. Dalam hal ini konselor guru BK
harus benar-benar memanagement dengan cermat, untuk menghindari kebocoran
ataupun kesalahan teknis program ini. Dan apabila permasalahan klien/
siswa-siswi dianggap mendesak atau urgent maka konselor bisa langsung sms atau
telp untuk membicarakan permasalahan klien/siswa asuhnya dengan memberikan
bantuan yang diharapkan oleh konsulti, sehingga konsulti, mampu membantu pihak
klien/siswa asuh dalam mencapai kebahagiaan atau kehidupan yang efektif
sehari-hari.
Contoh
format identitas untuk melakukan konsultasi
Nama
Kelas
No.
Induk
Alamat
No.
Telp.
Dengan
menggunakan media ini, diharapkan siswa-siswi yang mungkin kesulitan untuk
berkonsultasi melalui email, dapat dengan mudah dan murah untuk berkonsultasi
tanpa mengeluarkan biaya sama sekali, hanya bermodalkan selembar kertas, dan
tinta saja, kenyamanan dan privasipun tetap terjaga. Tentunya kotak surat harus
dibuat dari bahan yang tidak mudah rusak dan dilengkapi dengan gembok dan anak
kuncinya. Media kotak surat masuk dan kotak surat balasan tidak hanya diperuntukkan
bagi siswa asuh saja, tetapi guru, kepala sekolah juga bisa mengapresiasikan,
atau menggunakan media ini.
micro touch titanium trim - iTanium-Arts
BalasHapusThe aluminum oxide ti89 titanium calculators layer is the key to the aluminum oxide layer. All stainless steel parts titanium rimless glasses are coated in titanium automatic watch stainless steel, titanium chain with titanium cartilage earrings aluminum oxide.